• Desember 9, 2023
manchester city

City Puasa Kemenangan, Guardiola: Mungkin Butuh Tantangan

Pep Guardiola melihat sisi positif dari puasa kemenangan Manchester City. Menurutnya, seluruh elemen klub jadi tertantang untuk berbenah. City tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhirnya di Premier League. Mereka berturut-turut diimbangi Chelsea, Liverpool, dan Tottenham Hotspur, dan terakhir dikalahkan Aston Villa.

Rentetan hasil negatif itu membuat City turun ke peringkat empat klasemen Liga Inggris. Peraih treble musim lalu itu kini tertinggal enam poin dari Arsenal yang ada di puncak. Guardiola menilai City sesekali perlu menghadapi tantangan seperti ini. City tidak bisa terus-terusan dimanjakan kemenangan.

“Sebagai manajer, saya kadang butuh tantangan itu. Saya kira semua orang di klub, kami punya kehidupan yang bagus. Saya kira perlu untuk merasakan itu,” ujar Guardiola seperti dilansir Sky Sports.

“Untuk waktu yang lama, semua soal betapa bagusnya kami, seperti seekor kucing (yang dielus). Dan mungkin kami perlu bilang ini jelek. Ini semua indah dan sekarang kami tidak bisa menang satu pertandingan.”

“Mungkin untuk saya dulu, saya butuh tantangan itu untuk membuktikan kalau saya manajer yang bagus, yang mengangkat para pemain dan berharap mereka mengatasi situasi ini. Untuk pemain, ini tantangan bagus, bilang bahwa Aston Villa jauh lebih bagus daripada kami.”

“Kami bisa bilang, ‘wow, Aston Villa, lebih bagus dari kami, bayangkan betapa bagusnya yang lainnya’. Dan klub, seluruh organisasi bisa bilang, ‘kami bisa saja out dari Liga Champions musim depan. Kami harus kerja keras’.”

“Dan saya kira kami membutuhkannya, setelah semua yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, kami membutuhkannya,” kata Pep Guardiola.

Manchester City Sedang ‘Kembali ke Bumi’

Manchester City sedang puasa kemenangan di Premier League. Laju buruk ini dinilai Pep Guardiola membantu City memperbaiki diri. City tidak menang dalam empat pertandingan terakhirnya di Premier League. Usai imbang lawan Chelsea, Liverpool, dan Tottenham Hotspur, City kalah dari Aston Villa.

Akibatnya, mereka turun ke peringkat empat klasemen Liga Inggris dengan 30 poin. The Citizens tertinggal enam poin dari Arsenal yang ada di puncak. Rentetan hasil itu terbilang langka buat City yang dalam beberapa musim terakhir terlihat sangat perkasa. Mereka bahkan meraih treble pada musim lalu.

Pep Guardiola berharap laju buruk ini akan membuat City menyadari betapa sulitnya menjaga konsistensi di level tertinggi. City harus segera berbenah agar tidak makin tertinggal dari para rival. “Lihat betapa sulitnya apa yang sudah kami lakukan dan apa yang akan terjadi? Hasil-hasil jelek membantu Anda untuk memahaminya,” ujar Guardiola seperti dilansir BBC.

“Ini bukan berpuas diri. Berpuas diri itu datang terlambat ke latihan, tidak berlatih dengan baik, tidak bekerja dengan baik.” “Tapi fans dan media bilang ‘Ya ampun, mereka kalah’. Empat laga tanpa kemenangan. Itu bisa jadi lima, enam. Itu bisa terjadi.”

“Tapi lihat ke tiga tim selanjutnya (di klasemen). Bagaimana tim melakukan lebih dan lebih, dari tahun ke tahun. Saya melihat rasa lapar di lawan. Saya melihatnya.”

“Para pemain harus menyadari bahwa bukan kata-kata saya yang bisa membantu, atau prestasi kami. Mereka lah yang di lapangan bilang, ‘ya ampun, lawan jauh lebih bagus’. Setelah itu kami bisa mengambil langkah maju. Itulah satu-satunya cara,” kata Guardiola.

Jangan Panik, Man City!

John Stones mendesak Manchester City agar menjadikan laju buruknya sebagai motivasi untuk kembali menang. Selain itu, Man City juga harus tetap kalem. Puasa kemenangan the Citizens berlanjut setelah menyerah 0-1 di markas Aston Villa, Kamis (7/12/2023) dinihari WIB.

Leon Bailey tampil sebagai momok Man City usai mencetak gol penentu kemenangan the Villans di menit ke-74. Hasil ini menandai bahwa Man City gagal memenangi empat pertandingan Liga Inggris terakhirnya. Sebelumnya, si juara bertahan diimbangi Chelsea 4-4, Liverpool 1-1, dan Tottenham Hotspur 3-3.

Baca Juga : Honor Magic 6 Lite Meluncur dengan Kamera 108 MP dan Snapdragon 6 Gen 1

Alhasil, Manchester City melorot ke peringkat empat klasemen dengan perolehan 30 poin tertinggal enam poin dari Arsenal di puncak. Tim promosi Luton Town akan menjadi kesempatan bagi Erling Haaland dkk untuk memutus tren buruk ini kala menyambangi Kenilworth Road, Sabtu (10/12).

“Kami harus menggunakan luka dan rasa sakit yang ada di dalam diri kami, di perut kami, di otak kami, di manapun sebagai motivasi dan bahan bakar untuk kembali ke jalur yang benar. Kurasa semua orang punya keinginan itu,” ungkap John Stones dikutip M.E.N.

“Kami toh pernah berada di dalam posisi ini di musim-musim sebelumnya. Kurasa kami atau siapapun tidak seharusnya membesar-besarkan apa yang akan terjadi. Kurasa kami harus tetap kalem sebagai sebuah tim, yang kupikir kami akan melakukannya setelah kami melakukan analisis dan menenangkan emosi,” lanjut pemain internasional Inggris ini.

“Kami menang dan kalah bersama-sama. Kurasa kami semua memang bisa melakukan yang lebih baik pada pertandingan malam ini. Aku percaya dengan kami sebagai individu dan sebagai tim. Kami punya kesempatan bagus dengan sebuah pertandingan yang segera datang di akhir pekan, untuk kembali ke jalur kemenangan.”

“Kami jangan pernah melupakan perasaan ini, tapi jangan juga meratapinya. Kami harus menggunakan rasa sakit ini setelah seluruh kesuksesan yang sudah kami raih. Kupikir ini justru bisa menguntungkan kami dan membuat kami menjadi tim yang bahkan lebih baik lagi,” cetus John Stones usai Man City dikalahkan Aston Villa.