• April 5, 2024

Diakui Fajar/Rian, meraih tiket turnamen 2024 tidak akan mudah

Jakarta – Pebulu tangkis Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi salah satu wakil bulu tangkis Indonesia yang bisa mendapatkan tiket Olimpiade 2024 di Paris.

Mereka saat ini berada https://www.pespatchplus.com/ di peringkat 7 dalam perlombaan utama Olimpiade, yang memberi mereka kesempatan untuk berpartisipasi dalam kompetisi multi-olahraga terbesar di dunia. Olimpiade Paris 2024 juga menjadi babak baru dalam karier bulutangkis Fajar/Rian, setelah gagal berlaga di Olimpiade Tokyo 2020.

Kedua tim putra kelahiran 1995 dan 1996 ini kalah bersaing dengan rekan senegaranya Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, meski tetap mencapai level yang disyaratkan. Minion berada di peringkat pertama tabel kualifikasi Olimpiade Tokyo, disusul The Daddies yang berada di peringkat kedua. Saat ini Fajri hanya mampu finis di posisi ke-6 sehingga mengakhiri mimpinya untuk tampil di ajang multievent besar di tahun 2020 tersebut. Keberhasilan menggambar Olimpiade empat tahun lalu adalah sedikit waktu bangga akan Dawn / Rian. Ally England adalah salah satu wanita 2024 tidak mudah bagi Paris mereka, karena mereka mengumpulkan program dan kegiatan yang sebenarnya yang terdaftar sebagai kualifikasi. Pernyataan Fajri soal proses pengurusan tiket Olimpiade 2024

Muhammad Rian Ardianto alias Rian mengatakan: “Suatu kebanggaan (bisa ikut Olimpiade Paris 2024). Meski di Tokyo kami masuk 8 besar, tapi kami tidak bisa ikut,” kata Muhammad Rian Ardianto alias Rian saat para pemain bertemu dengannya. Awak media usai jumpa pers di Hotel Mulia, Senayan, Selasa (2/4/2024) sore WIB. “Tahun 2024 kami berhasil mengikuti dan tidak mudah untuk lolos ke Olimpiade. Awalnya kami kalah banyak di kualifikasi Olimpiade. (Namun) Alhamdulillah akhirnya bisa lolos ke Olimpiade,” ujarnya.

“Mudah-mudahan setelah ini selesai, kita bisa mempersiapkan diri dengan baik. Saya berharap di Olimpiade (penampilan Fajar/Rian) bisa lebih baik lagi, pungkas tandem Fajar Alfian itu.

Fajar/Rian berusaha keras untuk tetap konsisten

Fajar/Rian kesulitan menjaga konsistensi performa tahun lalu. Usai menjadi peringkat 1 dunia pada Desember 2022, performa Fajar/Rian justru menurun hingga dicopot dari jabatannya pada 10 Oktober 2023.

Dua pebulu tangkis putra Indonesia kerap tampil di babak pertama turnamennya masing-masing. Fajar / Rian baru bisa mencapai final Korea Open 2023 pada Juli lalu, meski tampil apik dan menjadi juara All England 2023 empat bulan lalu.

“(Sekitar Olimpiade 2024), akan banyak pasang surutnya. Tentu banyak kegagalan yang mungkin terjadi karena kami belum meraih kemenangan tahun ini. “Yang terbaik adalah lolos ke final Korea Open (2023),” kata Rian Ardianto.