• Januari 10, 2024
Headset AR Apple Vision Pro

Headset AR Apple Vision Pro Bisa Dipesan 19 Januari di AS, Harga Rp 54 Juta

Setelah memperkenalkan headset Augmented Reality (AR) Vision Pro dalam ajang Worldwide Developer Conference (WWDC) 2023 pada awal Juni 2023 lalu, Apple kini akhirnya mengumbar Info seputar keran pemesanan (pre-order) perangkat tersebut.

Dalam sebuah pengumuman resmi di blog Apple, perusahaan asal Cupertino, California, Amerika Serikat (AS) berikut meyakinkan bahwa Vision Pro sanggup spaceman slot pragmatic dipesan di AS mulai 19 Januari 2024 mendatang.

Dua minggu sehabis pemesanan berlangsung, Apple lantas dapat terhubung penjualan perdana Vision Pro di seluruh Apple Store yang tersebar di AS. Perangkat AR dan virtual reality (VR) ini juga nantinya sanggup dibeli secara online di Apple.com.

Untuk meminang Vision Pro, peminat harus menyiapkan dana 3.499 dollar AS atau lebih kurang Rp 54,4 juta (kurs Rp 15.500). Dengan kocek tersebut, pengguna dapat mendapatkan headset AR/VR yang punyai tempat penyimpanan (storage) sebesar 256 GB.

Harga ini juga sudah juga sejumlah accessories Vision Pro, meliputi tali Solo Knit Band dan Dual Loop Band, bantalan Light Seal dan Light Seal Cushions, penutup depan Apple Vision Pro Cover, kain pembersih, baterai, kabel USB-C, dan adapter pengisi daya USB-C.

Adapun accessories tambahan untuk Vision Pro adalah Zeiss Optical Inserts – Readers yang dibanderol 99 dollar AS (sekitar Rp 1,5 juta), serta Zeiss Optical Inserts – Prescription yang dijual 149 dollar AS (sekitar Rp 2,3 juta).

Kedua accessories ini berfaedah untuk menyesuaikan Vision Pro sehingga nyaman dipakai oleh pengguna yang punyai gangguan penglihatan atau yang kenakan kacamata minus.

Belum ada Info kapan atau apakah Vision Pro dapat menyambangi pasar lain di luar AS atau tidak. Namun yang jelas, kehadiran headset AR/VR Apple di publik untuk pertama kalinya ini, di mulai bersama AS, dapat memperkaya ekosistem product Apple yang sudah ada saat ini.

Baca juga:

Tour de Siak 2023 Usai, Pebalap Sepeda dari Wonogiri Borong Podium

3 Cara Menyambungkan Hp ke Tv dengan dan Tanpa Kabel

Kemampuan Vision Pro

Apple Vision Pro datang bersama kacamata (disebut Light Seal) yang transparan, dengan kata lain sama bersama kacamata “reguler” pada umumnya, sehingga nampak lebih manusiawi saat digunakan.

Maksud berasal dari manusiawi, pengguna sanggup lihat suasana asli lingkungan dan orang lain yang ada di lebih kurang mereka kala mengenakan headset AR ini.

Biasanya, headset AR atau VR pada kebanyakan punyai bagian depan yang semuanya ditutupi oleh susunan cangkang perangkat, sehingga mata pengguna tidak dapat terlihat.

Menurut Apple, kemampuan kacamata transparan ini dimungkinkan berkat fitur EyeSight. Fitur ini juga sanggup menyamarkan efek transparan pada kacamata kala pengguna tengah nikmati konten VR.

Dengan begitu, pengguna lain tidak dapat sanggup lihat mata pengguna Apple Vision Pro seperti mode transparan biasa atau default tadi.

Secara software, Apple Vision Pro dibekali bersama tampilan antarmuka (UI) baru yang bernama visionOS. UI ini tawarkan kemampuan menjelajah konten dan bernavigasi antar aplikasi iOS tanpa gunakan alat pengendali tambahan.

Artinya, pengguna sanggup terhubung aplikasi, seperti FaceTime, Safari, dan lain sebagainya, serta nikmati beragam konten cuma bersama pandangan, gestur tangan, gestur kepala, hingga perintah suara.

Tampilan desain Apple Vision Pro.Apple Tampilan desain Apple Vision Pro.

Untuk menolong fitur ini, kacamata di Apple Vision Pro dibekali bersama 5 buah sensor optik dan 12 kamera yang diletakkan di beraneka segi perangkat.

Selain menolong gestur kepala dan gerakan mata, sensor dan kamera ini, berkat pertolongan pabrikan lensa Zeiss, juga sanggup menyesuaikan plus atau minus mata pengguna secara otomatis. Sehingga, pengguna tak harus kenakan kacamata kala hendak kenakan Apple Vision Pro.

Pada sektor hardware, Apple Vision Pro ditenagai bersama chip yang mentenagai beberapa perangkat Apple sebelumnya, yakni M2, yang turut dipadukan bersama chip baru bernama R1 untuk memproduksi input kamera dan sensor.

Di aspek daya, Apple mengeklaim Vision Pro punyai baterai terpisah bersama daya tahan hingga 2 jam. Namun, pengguna sanggup mencolokkan kabel daya untuk kenakan headset AR ini selama hari.

Fitur pendukung lainnya yang ada di headset AR ini termasuk Bluetooth yang menolong beragam accessories Apple macam Magic Keyboard dan Magic Trackpad, serta fitur konektivitas yang memungkinkan pengguna lihat tampilan layar Mac mereka lewat headset.

Headset AR ini juga dibekali bersama sebuah tali kain bernama Head Band. Sama seperti headset AR atau VR lainnya, tali ini sanggup mengaitkan Apple Vision Pro ke bagian belakang kepala.

Apple mengeklaim tali ini sanggup diatur sedemikian rupa sehingga lumayan dan nyaman dipakai oleh beraneka orang bersama bentuk wajah dan ukuran kepala yang berbeda.

Untuk komponen lainnya, Apple Vision Pro disempurnakan bersama layar 4K, serta sebuah tombol yang sanggup merubah mode headset berasal dari kegunaan AR menjadi VR.