• Mei 19, 2024

Kejagung Periksa 4 Pejabat ESDM Berkaitan Kasus Korupsi Komoditi Timah

Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa pihak Kementerian Daya dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditi timah di kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015 sampai dengan 2022.

Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana mempersembahkan, pihaknya memeriksa Y selaku Cabang Dinas ESDM untuk Kawasan Bangka Tengah dan Bangka Selatan, R selaku Inspektur Tambang Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, HK selaku Inspektur Tambang Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta S selaku Inspektur Tambang Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Adapun empat orang saksi diperiksa terkait dengan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditi timah di kawasan IUP di PT Timah Tbk tahun 2015 sampai dengan 2022 atas nama Tersangka TN alias AN dkk,\\” tutur Ketut dalam keterangannya, Minggu (19/5/2024).

Berdasarkan ia, rangkaian pemeriksaan slot spaceman terhadap pegawai ESDM itu dikerjakan pada Jumat, 17 Mei 2024. Hal itu dalam rangka memperkuat pembuktian kasus dugaan korupsi komoditi tambang yang sejauh ini sudah menjerat 21 tersangka dan tercatat merugikan perekonomian negara sampai Rp 271 triliun.

\\”Pemeriksaan saksi dikerjakan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,\\” terang ia.

Sementara itu, Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (KKRI) mendesak Kejagung untuk mengembangkan peran Badan Pemulihan Aset (BPA) dalam melacak dan menyita aset milik tersangka kasus dugaan korupsi tata niaga komoditi timah di kawasan IUP PT Timah Tbk. Langkah itu dinilai krusial demi mempertimbangkan cara kerja hukum berjalan sesuai ketentuan, dan kesanggupan mengembalikan kerugian negara yang betul-betul besar.

Rapat koordinasi KKRI dan Kejagung sendiri yakni tindak lanjut dari kunjungan lapangan tim Komisi Kejaksaan ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang menjadi lokasi utama pertambangan timah. Kunjungan itu melibatkan koordinasi pemerintah tempat setempat serta satuan kerja kejaksaan tinggi dan kejaksaan negeri.

Kejagung Sita Sejumlah Aset

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita satu unit rumah mewah milik tersangka Tamron alias Aon (TN alias AN) selaku beneficial ownership CV VIP dan PT MCN, terkait kasus tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditi timah di kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015 sampai dengan 2022.

\\”Selasa 14 Mei 2024 sekitar pukul 18.00 WIB, Regu Pelacakan Aset pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung sudah menemukan satu unit rumah dengan luas 805 meter persegi milik atas nama tersangka TN alias AN yang terletak di Crown Golf Utara Nomor 7 Summarecon Serpong, Banten,\\” tutur Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangannya, Kamis (16/5/2024).

Berdasarkan Ketut, properti satu unit rumah tersebut didapat berdasarkan jual beli pada 21 Juli 2018, yang kemudian tim melakukan penyitaan terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam tata niaga komoditi timah di kawasan IUP PT Timah Tbk tahun 2015 sampai dengan 2022.

Berikutnya, Regu Penyidik akan terus menggali fakta-fakta baru dari barang bukti tersebut guna membuat terang suatu tindak pidana yang tengah dikerjakan penyidikan,\\” kata Ketut.