• Juni 10, 2024

Review POCO M3: The Real Killer di Kelas Entry Tingkatan

Setelah di penghujung 2020 lalu menggebrak pasar ponsel Indonesia melalui “The Real Mid-range Killer” POCO X3 NFC. Sekarang membuka lembaran baru tahun 2021, brand yang berdasarkan pengakuannya siap menjadi independen dan lepas dari Xiaomi ini kembali menghadirkan opsi baru ponsel entry level dengan merilis POCO M3.

Seperti para pesohornya, POCO M3 malahan digadang-gadang siap ‘merusak’ pasar ponsel di tanah air melalui spesifikasi tangguh yang dibanderol ‘murah’. Malah, POCO M3 sendiri secara sah didapuk sebagai “The New Entry-level Killer”.

Label ‘angker’ ini sejatinya membuat banyak kalangan bertanya-tanya, apa sih yang membuat POCO M3 ini beda dari produk sekelasnya? Penasaran kan, cek review POCO M3 berikut ini.

Desain Trendi

Apik dan keren, itulah kesan pertama memperhatikan POCO M3 yang dikeluarkan dari kotak penjualannya. Konsep desain yang dikenalkan slot demo mahjong ways 2 oleh ponsel ini berbeda dari ponsel entry level kebanyakan. Bisa jadi, inilah salah satu keunggulan yang coba ditampilkan POCO di produk anyarnya.

Seandainya di perangkat sekelasnya rata-rata menghadirkan konsep desain ala kadarnya, di POCO M3 ini justru kebalikannya. POCO benar-benar sungguh-sungguh memperhatikan sisi desain. Di bagia cover belakang, POCO M3 mempunyai tekstur permukaan yang kesat layaknya kulit jeruk. Padahal, sejatinya cover yang melapisi bodi belakang merupakan plastik keras loh.

Untuk menghadirkan sensasi kulit jeruk ini, POCO mengaplikasikan teknik khusus dan menghadirkan permukaan yang bebas dari bekas sidik jari (Anti Fingerprint). Jadi, untuk Anda dengan tangan yang mudah berkeringat tak perlu takut lagi membuat bodi ponsel mudah kotor.

Kecuali tekstur kulit, cover belakang POCO M3 juga tambah lebih unik lagi dengan ketidakhadiran kotak hitam yang hampir memakan ¼ bagian atas. Kotak hitam ini merupakan kompartemen kamera belakang, plus logo POCO yang bertengger dengan ukuran cukup besar.

Satu lagi yang tak kalah menariknya dari sektor desain, terbukti POCO M3 ini punya beban yang lumayan ringan loh. Menurut data teknis, ponsel ini punya berat cuma sekitar 198 gram saja. Hal ini tentu saja membuat POCO M3 akan nyaman dijinjing kemana-mana. Malah, dengan panel kamera yang mempunyai jonjolan kurang dari 1 milimeter membuat POCO M3 bisa dengan mudah dimasukan ke dalam kantong.

Tidak seperti kebanyakan ponsel entry level, POCO M3 terbukti ditunjang dual stereo speaker yang posisi corong audionya ada di bagian bawah dan atas bodi. Fitur ini tentu saja menjadi nilai menarik yang seharusnya dijadikan pertimbangan bagi konsumen.

Kecuali lubang speaker, POCO M3 juga meletakan audio jack 3.5mm di bagian atas loh. Posisi ini untuk sebagian kalangan tentu saja menguntungkan. Pasalnya, ketiga diletakan di kantong pakaian, Anda bisa menancapkan hedphone dengan mudah untuk memperdengarkan musik unggulan. Masih di bagian atas, terbukti POCO M3 juga menanamkan sejumlah sensor penting dan salah satunya merupakan Infrared Blaster.

Seperti sebagian produk Xiaomi, ketidakhadiran Infrared Blaster di POCO M3 malahan bisa dimanfaatkan sebagai remote control perangkat elektronik rumah tangga. Umpamanya untuk menyalakan AC, TV, Set-top box, Fan, DVD Player, Camera, Projector dan sebagainya. Untuk fungsi ini, Anda bisa memanfaatkan aplikasi Mi Remote.